Malili, Luwu Timur – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Yayasan Bowo Garuda Indonesia melalui Posko Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Umum Pondok Pesantren Ittihad Al-Ummah kembali menunjukkan komitmennya pada Selasa, 3 Juni 2025. Sejak pukul 07.15 WITA, aktivitas pengolahan, packing, dan pendistribusian makanan bergizi gratis terus berlangsung, menjangkau 14 unit sekolah di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Program ini, yang awalnya menargetkan 2.615 siswa, telah berhasil menjangkau 2.998 penerima manfaat dalam update terbaru. Peningkatan jumlah ini disesuaikan dengan kondisi terkini, seperti siswa yang kembali dari liburan sekolah atau telah menyelesaikan Ujian Nasional.
Ribuan Porsi Makanan Disalurkan ke Berbagai Jenjang SekolahDistribusi MBG mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Berikut adalah rincian sekolah dan jumlah penerima:
UPT SDN 233 Ussu: 108 orang
UPT SDN 238 Mallaulu: 632 orang
SDN 229 Waru: 102 orang
MIS Al-Muhajirin: 95 orang (termasuk penambahan TK)
PPS Al-Hidayah: 73 orang (terdiri dari MIS dan MTS)
PPS Ittihad Al-Ummah: 155 orang (terdiri dari MIS, MTS, dan MA)
SD IT Al-Fatih Malili: 110 orang
UPT SMPN 2 Malili: 303 orang
UPT SMPN 1 Malili: 382 orang
MAN Luwu Timur: 84 orang
SMKN 1 Malili: 594 orang
SMAN 12 Malili: 163 orang
TK Ussu: 38 orang
TK Puncak Indah: 91 orang
Menu Bergizi dengan Standar Harga yang Terukur
Setiap porsi makanan disiapkan dengan standar gizi yang diperhitungkan. Untuk siswa TK, SDN/sederajat kelas 1-3, indeks harga per porsi ditetapkan sebesar Rp 8.000,-. Sedangkan untuk siswa SDN kelas 4 hingga SMA/sederajat, indeks harga per porsi adalah Rp 10.000,-.
Menu yang disajikan pada hari ini adalah nasi, ayam lada hitam, tempe orek, sayur sop (wortel, kol, dan kacang merah), serta buah semangka. Variasi menu ini dirancang untuk memastikan kecukupan gizi bagi para penerima manfaat.
Dalam hal logistik, program ini telah menggunakan 1.500 buah ompreng atau piring “Tamvan” sebagai wadah makanan, meskipun sebagian kekurangannya masih ditutup dengan piring plastik. Ini menunjukkan upaya keberlanjutan dan pengurangan sampah yang sedang dilakukan.
Tujuan dan Kelancaran PelaksanaanTujuan utama dari Program MBG adalah memastikan kegiatan berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat yang tepat waktu, tepat guna, serta tepat sasaran. Seluruh rangkaian kegiatan distribusi makanan pada hari Selasa, 3 Juni 2025, berlangsung dengan kondusif dan terkendali, berakhir pada pukul 11.35 WITA.
Keberlanjutan dan dampak positif dari Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas gizi dan mendukung proses belajar mengajar bagi ribuan siswa di Kecamatan Malili.









