LUWU TIMUR — Polres Luwu Timur terus memberikan pembinaan kepada para tahanan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran, memperkuat keimanan, serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Pembinaan rohani dan mental bagi tahanan Muslim dilaksanakan di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Polres Luwu Timur. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ustadz Anwar dan diikuti oleh para tahanan Muslim.
Dalam kegiatan tersebut, para tahanan mengikuti berbagai rangkaian pembinaan keagamaan, mulai dari belajar mengaji, zikir bersama, tausiyah, hingga pelaksanaan salat berjemaah.
Melalui tausiyah dan pembinaan keagamaan, para tahanan diberikan pemahaman serta pencerahan batin agar dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus menyadari kesalahan yang telah dilakukan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Luwu Timur dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperhatikan aspek mental dan spiritual para tahanan.
Dengan adanya pembinaan secara rutin, diharapkan para tahanan dapat menjadikan masa menjalani proses hukum sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Polres Luwu Timur berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan secara humanis dan positif kepada para tahanan, sebagai bagian dari upaya menciptakan perubahan dan mendukung proses pembinaan menuju kehidupan yang lebih baik.









