LUWU TIMUR – Polres Luwu Timur melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) bersama Satreskrim dan Polsek Towuti bergerak cepat melakukan penanganan insiden kecelakaan perahu tradisional atau baggo-baggo (bala-bala) yang tenggelam di perairan Danau Towuti, Kabupaten Luwu Timur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 24 September 2026 sekitar pukul 16.30 WITA di sekitar perairan Tanjung Kassi-Kassi, Desa Loeha, Kecamatan Towuti. Perahu yang membawa sejumlah penumpang tersebut dilaporkan terbalik dan tenggelam setelah dihantam ombak besar disertai angin kencang.
Akibat kejadian tersebut, dua orang penumpang meninggal dunia, sementara enam orang lainnya berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bantilang.
Sebagai tindak lanjut, pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 09.00 WITA, tim gabungan Polres Luwu Timur yang terdiri dari Satpolairud, Satreskrim dan Polsek Towuti bersama masyarakat Desa Loeha melaksanakan pencarian sekaligus pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kegiatan tersebut dipimpin Kasatpolairud Polres Luwu Timur AKP Djemi Ramos, didampingi Kapolsek Towuti IPTU Hasmin Mariong, S.H. dan KBO Satpolairud IPDA Basri Baco, S.H.
Sekitar pukul 10.00 WITA, tim berhasil menemukan perahu baggo-baggo yang tenggelam pada jarak sekitar 160–165 meter dari pinggir Danau Towuti, tepatnya di sekitar Tanjung Kassi-Kassi, Desa Loeha.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap perahu tersebut beserta sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi. Perahu berukuran sekitar 8 meter dengan lebar 1 meter tersebut kemudian dibawa ke Pelabuhan Soppa, Desa Loeha, untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam penanganan kejadian ini, Polres Luwu Timur juga telah melakukan pendataan terhadap korban selamat dan korban meninggal dunia, pemeriksaan awal terhadap saksi dan korban selamat, pengambilan titik koordinat lokasi kejadian, serta pendalaman terhadap kondisi perahu, mesin, jumlah penumpang, kapasitas perahu dan kondisi cuaca saat peristiwa terjadi.
Polres Luwu Timur juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Bantilang dan keluarga korban dalam proses penanganan korban meninggal dunia.
menyampaikan bahwa proses penanganan masih terus dilakukan, termasuk mendalami keterangan para saksi dan korban selamat serta berbagai faktor yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Polres Luwu Timur memastikan setiap perkembangan penanganan kejadian akan terus dilaporkan kepada pimpinan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan dan penanganan secara cepat terhadap masyarakat di wilayah perairan Kabupaten Luwu Timur.
Polres Luwu Timur – Presisi, Responsif dan Hadir untuk Masyarakat.









