Luwu Timur — Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, Polres Luwu Timur bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wotu, Dinas Pertanian, serta masyarakat setempat melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal IV pada Lahan Baku Sawah (LBS) yang berlokasi di Dusun Sumali, Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. (24/10/2025)
Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan gotong royong. Lahan yang digunakan merupakan milik warga dengan luas mencapai 2 hektare. Dalam kesempatan itu, Waka Polres Luwu Timur KOMPOL Hajriadi, A.Md.Kep., S.H., M.H. secara simbolis menyerahkan bantuan bibit jagung jenis BISI 18 sebanyak 20 kilogram kepada pemilik lahan. Bibit tersebut merupakan hasil pengadaan bersama antara Polres Luwu Timur dan Polsek Wotu sebagai bagian dari dukungan institusi Polri terhadap ketahanan pangan daerah.
Dalam sambutannya, Waka Polres Luwu Timur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata arahan pimpinan Polri agar seluruh jajaran aktif berpartisipasi dalam program ketahanan pangan nasional. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam jagung, tetapi juga bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan serta mendukung kesejahteraan petani di wilayah kita,” ujar KOMPOL Hajriadi.
Kegiatan penanaman jagung ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah karena dinilai menjadi contoh kolaborasi positif antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Kepala Dinas Pertanian Hamrullah menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung langkah Polres Luwu Timur dalam mendorong masyarakat untuk aktif menanam komoditas pangan strategis seperti jagung.
“Dengan dukungan dari semua pihak, kita optimistis Luwu Timur mampu berkontribusi besar terhadap pencapaian target swasembada pangan Sulawesi Selatan dan nasional,” ujarnya.
Selain sebagai upaya mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui pendekatan humanis seperti ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh warga, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat desa.Rangkaian kegiatan penanaman jagung berlangsung lancar, aman, dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar tanaman jagung dapat tumbuh subur dan memberikanku hasil panen yang melimpah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam setiap upaya pembangunan, termasuk sektor pertanian, sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan.









