Luwu Timur, 14 April 2025 — Dalam rangka meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan mendukung program nasional pemenuhan gizi anak usia sekolah, Posko Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Yayasan Bowo Garuda Indonesia yang berlokasi di kompleks Pondok Pesantren Ittihad Al-Ummah, Desa Ussu, Kecamatan Malili, menjadi pusat kegiatan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (14/4).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WITA ini dipantau langsung oleh unsur Forkopimda Kabupaten Luwu Timur, termasuk perwakilan TNI-Polri. Terpantau hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, A.Md.Kep., S.H., M.H., Pabung Luwu Timur Mayor Arm. Syafaruddin, Kabaq SDM Polres Luwu Timur AKP M. Wembem, Danramil 1403-15 Malili Kapten Inf. Tamsil, serta Bhabinkamtibmas Desa Ussu Aiptu Antonius.
Kegiatan penyaluran MBG ini juga dihadiri oleh KH. Suardi, S.Fil., M.Si selaku pimpinan Ponpes Ittihad Al-Ummah sekaligus Kepala Dapur, Sasmita dari Badan Gizi Nasional wilayah Luwu Timur, serta para kepala sekolah dan guru dari sembilan unit sekolah di Kecamatan Malili.
Sebaran Penerima MBG Mencapai 2.615 SiswaSebanyak 2.615 siswa dari 9 sekolah di wilayah Kecamatan Malili menerima manfaat dari program MBG kali ini. Proses pengepakan dan distribusi dilakukan langsung dari dapur induk dan berjalan lancar. Berikut rincian sekolah dan jumlah penerima MBG:
UPT SDN 233 Ussu – 130 siswa
UPT SDN 238 Mallaulu – 632 siswa
MIS Al-Muhajirin – 54 siswa
PPS Al-Hidayah – 89 siswa
PPS Ittihad Al-Ummah – 211 siswa
UPT SMPN 2 Malili – 413 siswa
MAN Luwu Timur – 125 siswa
SD IT Fatih Malili – 111 siswa
1111SMKN 1 Malili – 850 siswa
Penyaluran Tepat Guna dan Tepat SasaranPenyaluran makanan dilakukan dengan menggunakan wadah makan (ompreng/piring tamvan), meski masih terdapat kekurangan sekitar 1.100 unit piring, sehingga sebagian masih menggunakan piring plastik.
Adapun indeks harga makanan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp8.000/porsi untuk siswa SD kelas 1–3, dan Rp10.000/porsi untuk siswa SD kelas 4 hingga tingkat SMA/sederajat.
Personel TNI-Polri yang hadir juga turut memastikan keamanan dan kebersihan di area dapur, termasuk memastikan gudang penyimpanan sembako tetap dalam kondisi steril. Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif hingga berakhir pada pukul 11.10 WITA.
Program MBG ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui penyediaan makanan bergizi yang tepat waktu, tepat guna, dan tepat sasaran.









