Luwu Timur – Dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya perairan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perairan, Sat Polairud Polres Luwu Timur menggelar sosialisasi tentang pencegahan illegal fishing di perairan darat Danau Towuti, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Towuti tersebut dihadiri oleh para kepala dusun di wilayah pesisir Danau Towuti serta sekitar 20 orang nelayan tangkap. Mewakili Kapolres Luwu Timur, Kasat Polairud AKP Agusman, S.H., M.H. hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi.
Dalam penyampaiannya, AKP Agusman memberikan edukasi kepada peserta mengenai pengertian illegal fishing, berbagai bentuk pelanggaran penangkapan ikan secara ilegal, dampak yang ditimbulkan terhadap kelestarian ekosistem perairan, langkah-langkah pencegahan, hingga sanksi hukum bagi para pelaku.
Selain itu, Sat Polairud Polres Luwu Timur mengajak seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, untuk menerapkan cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan dengan tidak menggunakan bahan peledak, bahan kimia maupun aliran listrik (setrum), serta bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem Danau Towuti, termasuk keberadaan ikan-ikan endemik yang menjadi kekayaan hayati daerah.
Tak hanya membahas aspek penegakan hukum, personel Sat Polairud juga memberikan imbauan mengenai pentingnya keselamatan saat beraktivitas di danau. Para nelayan diingatkan agar selalu menggunakan life jacket, melengkapi perlengkapan keselamatan di atas perahu, memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Andi Juanna Fachruddin, S.T., yang mewakili Bupati Luwu Timur sekaligus membuka kegiatan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur Andi Wija Hasan, S.T., serta Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur Padli, S.Pi.
Melalui kegiatan ini, Polres Luwu Timur berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mencegah praktik illegal fishing, menjaga kelestarian Danau Towuti, serta mewujudkan keamanan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan.









