Luwu Timur – Polres Luwu Timur terus mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis melalui program Garda Kamtibmas. Hal tersebut kembali terlihat dalam kegiatan problem solving yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Burau bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat di Pos Garda Kamtibmas Desa Laro, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (26/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Burau Aipda Pratomo Taufik Badawi bersama Kepala Desa Laro, tokoh pemuda, anggota Garda Kamtibmas, serta orang tua korban dan pelaku melakukan mediasi terhadap kasus dugaan bullying yang melibatkan anak di bawah umur.
Peristiwa tersebut melibatkan seorang korban berinisial K (18), seorang siswa pondok pesantren, dengan empat orang pelaku yang mayoritas masih berstatus pelajar. Mengingat sebagian besar pihak yang terlibat masih berusia di bawah umur, penyelesaian dilakukan melalui pendekatan restoratif dengan melibatkan orang tua masing-masing serta unsur masyarakat.
Melalui proses musyawarah yang berlangsung di Pos Garda Kamtibmas Desa Laro, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai. Para pelaku menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, sementara korban beserta keluarganya menerima penyelesaian tersebut demi menjaga keharmonisan lingkungan.
Kapolres Luwu Timur menegaskan bahwa kehadiran Garda Kamtibmas merupakan bagian dari upaya Polres Luwu Timur dalam mengaktifkan kembali peran masyarakat sebagai mitra Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Selain menjadi wadah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, Garda Kamtibmas juga berperan sebagai sarana mediasi berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
Selain mediasi, Bhabinkamtibmas juga memberikan sosialisasi mengenai dampak dan konsekuensi hukum dari tindakan bullying, serta mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polres Luwu Timur berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, Garda Kamtibmas, serta masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.









