Malili, 21 April 2025 — Dalam upaya meningkatkan gizi dan kesehatan pelajar, Badan Gizi Nasional kembali melaksanakan program Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini dimulai pada hari Senin, 21 April 2025, pukul 08.00 WITA, bertempat di Posko Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Dapur Bowo Garuda Indonesia di Kompleks Pondok Pesantren Ittihad Al-Ummah, Desa Ussu, Kecamatan Malili.
Program MBG kali ini menargetkan 2.615 penerima manfaat yang tersebar di sembilan unit sekolah. Namun, jumlah paket makan bergizi yang akan disalurkan sebanyak 2.349 paket, dengan rincian distribusi sebagai berikut:
UPT SDN 233 Ussu – 130 siswa
UPT SDN 238 Mallaulu – 632 siswa
MIS Al-Muhajirin – 54 siswa
PPS Al-Hidayah – 89 siswa (terdiri dari 37 siswa MIS dan 52 siswa MTS Al-Hidayah)
PPS Ittihad Al-Ummah – 211 siswa (77 siswa MIS, 100 siswa MTS, dan 34 siswa MA)
SD IT Al-Fatih Malili – 111 siswa
UPT SMPN 2 Malili – 413 siswa
MAN Luwu Timur – 84 siswa (dari total 125, 41 siswa telah menyelesaikan Ujian Nasional)
SMKN 1 Malili – 625 siswa
Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan fisik para pelajar sekaligus mendukung prestasi akademik mereka. Penyesuaian indeks harga porsi makanan juga diterapkan, yakni Rp8.000,- per porsi untuk siswa SD kelas 1 hingga 3, serta Rp10.000,- per porsi untuk siswa SD kelas 4 hingga jenjang SMA sederajat.
Koordinator Lapangan MBG, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memperhatikan kualitas gizi dalam setiap paket makanan yang diberikan. “Kami tidak hanya memastikan jumlahnya, tetapi juga nilai gizinya, agar para siswa kita tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya.
Penyaluran ini mendapat sambutan hangat dari para guru dan orang tua siswa. Banyak yang berharap program serupa bisa terus berlanjut dan diperluas cakupannya ke lebih banyak sekolah di masa mendatang.
Dengan keberhasilan distribusi hari ini, Badan Gizi Nasional sekali lagi menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia, dimulai dari generasi penerus bangsa.









