Polres Luwu Timur menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengawal penuh kegiatan pembukaan Pagelaran Budaya dan Musyawarah Adat Suku Padoe yang digelar di Lapangan Karelai Wasuponda, Jumat (27/03/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.200 peserta dan tamu undangan tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat, dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Polres Luwu Timur menurunkan personel gabungan bersama jajaran Polsek, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur masyarakat. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Wasuponda, IPTU Tomy De’e, dengan dukungan personel dari berbagai satuan.
Kapolres Luwu Timur melalui perwakilannya menegaskan bahwa pengamanan kegiatan budaya seperti ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sehingga kegiatan adat dan budaya dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan,” ujarnya.
Sejak awal kegiatan hingga berakhirnya acara pembukaan pada pukul 11.30 WITA, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Personel kepolisian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan di titik-titik keramaian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Tidak hanya fokus pada pengamanan, Polres Luwu Timur juga aktif berkoordinasi dengan panitia dan tokoh adat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Pagelaran Budaya dan Musyawarah Adat Suku Padoe sendiri dijadwalkan berlangsung selama empat hari, hingga 30 Maret 2026, dengan berbagai agenda seperti lomba permainan tradisional, pentas seni, hingga kegiatan budaya lainnya.
Kehadiran Polres Luwu Timur dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, karena mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman, sehingga nilai-nilai budaya lokal dapat ditampilkan dengan maksimal.
Dengan pengamanan yang optimal, Polres Luwu Timur kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.








