Luwu Timur, 18 Maret 2025 – Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung memantau penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sembilan sekolah yang tersebar di Kecamatan Malili. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan program MBG berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa.
Sejak pukul 09.30 WITA, personel Polsek Malili dan Koramil 1403-15 Malili telah bersiaga di Posko Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Dapur Bowo Garuda Indonesia, yang berlokasi di Kompleks Pondok Pesantren Ittihad Al-Ummah, Desa Ussu. Mereka memantau dengan seksama proses pengemasan dan pengepakan MBG, memastikan setiap paket memenuhi standar gizi dan kebersihan yang ditetapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa program MBG ini berjalan sesuai jadwal, tepat guna, dan tepat sasaran,” tegas Kapolres Zulkarnain saat memimpin pelepasan pendistribusian MBG pada pukul 10.15 WITA. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pabung Luwu Timur Mayor Arm. Syafaruddin, Kapolsek Malili AKP Eli Kendek, Danramil Malili Kapten Inf. Tamsil, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional.
Sembilan sekolah yang menjadi sasaran program ini adalah:
SDN 233 Ussu (130 siswa)
SDN 238 Mallaulu (632 siswa)
MIS Al-Muhajirin (54 siswa)
PPS Al-Hidayah (89 siswa)
PPS Ittihad Al Ummah (211 siswa)
UPT SLTPN 02 Malili (413 siswa)MAN Luwu Timur (125 siswa)
SDIT Al-Fatih Malili (111 siswa)SMKN 01 Malili (850 siswa)
Total sebanyak 2.615 siswa menerima manfaat dari program ini. Setiap paket MBG disesuaikan dengan kebutuhan gizi siswa, dengan indeks harga Rp. 8.000 untuk siswa SD kelas 1-3 dan Rp. 10.000 untuk siswa SD kelas 4 hingga SMA.
Kepala Dapur Yayasan Bowo Garuda Indonesia, KH. Suardi, M.SI,S.FIlL, menyatakan komitmennya untuk menyediakan makanan bergizi berkualitas bagi para siswa. “Kami akan terus berupaya menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang kami produksi,” ujarnya.
Kegiatan pemantauan dan penyaluran MBG ini berakhir pada pukul 12.26 WITA, berjalan dengan lancar dan kondusif. Pada tanggal 9 April 2025, program MBG akan kembali normal dengan menggunakan bahan dasar beras dan sejenisnya, serta menggunakan piring tamvan/ompreng.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan gizi anak-anak di Luwu Timur,” pungkas Kapolres Zulkarnain.









