Luwu Timur – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi, jajaran Polres Luwu Timur melaksanakan pengamanan kegiatan pawai ogoh-ogoh yang berlangsung di Pesraman Dharma Santi Yoga, Desa Mekar Sari, Kecamatan Kalaena, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan keagamaan umat Hindu ini diikuti sekitar 500 orang dari wilayah Kecamatan Kalaena. Tradisi pawai ogoh-ogoh merupakan bagian penting menjelang Nyepi, yang bertujuan untuk menetralisir energi negatif serta mengusir sifat buruk dan unsur jahat (Bhuta Kala) dari lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, kehadiran dan peran aktif personel Polres Luwu Timur sangat menonjol dalam memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Personel yang terlibat antara lain Aiptu Aris selaku Bhabinkamtibmas, Aipda Yornalius (Kanit Binmas Polsek Mangkutana), Aipda Samsul A, dan Aipda Oktavianus, yang bersinergi bersama unsur TNI dan Linmas setempat.
Selain melakukan pengamanan, personel Polri juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, termasuk saat arak-arakan ogoh-ogoh mengelilingi desa hingga menuju lokasi pemakaman (Sema) di Dusun Jati Sari, Desa Kalaena Kiri.
Pawai dimulai sekitar pukul 17.10 WITA dengan mengarak ogoh-ogoh berbentuk sosok raksasa menyeramkan sebagai simbol Bhuta Kala. Setibanya di lokasi pemakaman pada pukul 18.25 Wita, patung tersebut kemudian dibakar sebagai bagian dari prosesi penyucian.
Berkat kesiapsiagaan dan profesionalisme aparat Polres Luwu Timur, seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 18.50 WITA tersebut berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Kapolres Luwu Timur melalui jajaran yang bertugas menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kerja sama yang baik selama kegiatan berlangsung. Sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan terus terjaga dalam setiap kegiatan keagamaan maupun sosial di wilayah Kabupaten Luwu Timur.
Dengan pengamanan yang optimal, Polres Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan secara damai dan harmonis.









